Di Tengah Arus Sungai, Prajurit TNI Bangun Harapan Warga Blang Terakan
Aceh Utara - Pasca bencana alam banjir yang melanda Kecamatan Sawang, denyut kehidupan masyarakat Desa Blang Terakan perlahan kembali bangkit. Di tengah aliran sungai yang sempat memutus akses warga, personel Yonzipur 3/Yudha Wastu Pramuka (YW) TNI AD hadir membangun Jembatan Gantung Garuda sebagai penghubung vital antara Desa Blang Terakan dan Desa Lhok Bayu, Kabupaten Aceh Utara. Sabtu (7/2/2026).
Sebanyak 20 personel Yonzipur 3/YW yang dipimpin Letda Arm Eko Desi tampak bahu-membahu melaksanakan pekerjaan di lapangan. Dengan semangat kebersamaan, para prajurit bekerja di tepian sungai, bergelut dengan arus sungai, demi memastikan pondasi jembatan berdiri kokoh sebagai tumpuan harapan masyarakat pascabencana.
Adapun kegiatan yang tengah dilaksanakan meliputi pemasangan serta pengisian bronjong sebagai penguat struktur abutmen jembatan. Tahapan ini menjadi bagian krusial untuk menahan gerusan arus sungai pascabanjir, sehingga jembatan yang dibangun nantinya benar-benar aman dan layak digunakan oleh masyarakat dalam jangka panjang.
Hingga saat ini, progres pembangunan Jembatan Gantung Garuda telah mencapai 67 persen. Capaian tersebut mencerminkan kerja keras dan dedikasi prajurit TNI yang terus berpacu dengan waktu serta kondisi alam demi memulihkan kembali akses warga yang sempat terisolasi akibat rusaknya sarana penyeberangan.
Melalui pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini, TNI berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat pascabencana. Jembatan tersebut diharapkan dapat segera difungsikan sebagai sarana penghubung antar desa guna menunjang mobilitas, perekonomian, dan kesejahteraan warga Blang Terakan dan sekitarnya.
Red-Spyd
