menu
search
close

MEDIA INVESTIGASI

Create Story notifications_none account_circle
  • #ceoNews
  • #Finance
  • #Sport
  • #Oto
  • #Travel
  • #Food
  • #Healt
  • #Property
  • home Beranda
  • trending_up Trending
  • play_arrow Video
  • camera Galeri Foto
  • News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Kriminal
  • Hukum
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sosial
  • Organisasi

Tentang Tipikor News

  • Redaksi
  • Panduan Komunitas
  • Pedoman Media Siber
  • Ketentuan & Kebijakan Privasi

Pantau Pasar Batang, Bapanas Tegaskan Harga Beras Masih Sesuai HET



BATANG – Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Batang memperketat pengawasan harga, keamanan, dan mutu pangan di wilayah Jawa Tengah menjelang momen Ramadan dan Idulfitri 2026. Langkah preventif ini diambil guna menjamin masyarakat mendapatkan bahan pangan yang layak konsumsi dengan harga yang stabil.


Dalam inspeksi mendadak di Pasar Batang pada Rabu (25/2/2026), tim gabungan melakukan uji sampel komoditas serta memantau langsung pergerakan harga beras di tingkat pedagang. Peninjauan ini dipimpin langsung oleh staf Bapanas, Laurentia Olip dan Masandang Rohmatullah, didampingi Kasatreskrim Polres Batang, Iptu Albertus Sudaryono, serta Kepala Disperindagkop & UKM Batang, Wahyu Budi Santoso.


Stabilitas Harga Beras 

Kepala Disperindagkop & UKM Batang, Wahyu Budi Santoso, mengungkapkan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan pelanggaran Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk komoditas beras.


“Alhamdulillah, pedagang cukup kooperatif. Harga beras medium dijual di angka Rp13.500 per kilogram, sementara beras premium tetap di Rp14.500 per kilogram, sesuai ketentuan pemerintah,” ujar Wahyu.


Ia juga memastikan ketersediaan stok beras dalam kondisi aman melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (PSPHP) dari Bulog, yang menyediakan varian beras pera maupun pulen sesuai minat masyarakat setempat.


Update Harga Bahan Pokok Lainnya 

Selain beras, tim juga mencatat tren positif pada komoditas cabai. Sempat menyentuh angka fantastis di kisaran Rp105.000 hingga Rp135.000 per kilogram, kini harga cabai rawit telah melandai di angka Rp80.000 hingga Rp85.000 per kilogram.


Adapun komoditas lain seperti gula, daging ayam, daging sapi, dan bawang terpantau masih dalam batas wajar. Terkait minyak goreng subsidi, Wahyu menyebut peminatnya sangat tinggi dan pihaknya tengah berkoordinasi untuk menambah kuota guna mengantisipasi lonjakan permintaan saat Ramadan.

Jaminan Energi dan Gas

 Tak hanya urusan perut, Pemerintah Kabupaten Batang juga telah berkomunikasi dengan Pertamina untuk memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas elpiji tetap terjaga selama puncak arus mudik dan perayaan Idulfitri.


“Kami sudah meminta penambahan stok agar tidak ada kelangkaan. Harapannya, masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan tenang tanpa khawatir soal harga maupun ketersediaan barang,” tutup Wahyu.


Red-Spyd

-------- MASUKAN KODE IKLAN 1 --------
-------- MASUKAN KODE IKLAN 2 --------
-------- MASUKAN KODE IKLAN 3 --------


Connect With Us

  • Redaksi
  • Ketentuan & Kebijakan Privasi
  • Panduan Komunitas
  • Pedoman Media Siber
2022 © PT. BALIMOSE JAYA BERSAMA
Version: 1.1 (Design By. Wyndoee_Collection)