menu
search
close

MEDIA INVESTIGASI

Create Story notifications_none account_circle
  • #ceoNews
  • #Finance
  • #Sport
  • #Oto
  • #Travel
  • #Food
  • #Healt
  • #Property
  • home Beranda
  • trending_up Trending
  • play_arrow Video
  • camera Galeri Foto
  • News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Kriminal
  • Hukum
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sosial
  • Organisasi

Tentang Tipikor News

  • Redaksi
  • Panduan Komunitas
  • Pedoman Media Siber
  • Ketentuan & Kebijakan Privasi

Polda Jateng Gelar Pasukan Ops Ketupat Candi 2026: Siap Amankan Mudik dengan Layanan Humanis dan Inovatif



SEMARANG – Polda Jawa Tengah resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Candi 2026, langkah strategis untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik serta balik Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Acara berlangsung khidmat di Lapangan Apel Mapolda Jawa Tengah, Kota Semarang, pada Kamis (12/3/2026) sore.

 

Apel dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi selaku Inspektur Upacara, didampingi oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latief Usman, para Pejabat Utama Polda Jateng, unsur Forkopimda Jawa Tengah, serta perwakilan instansi dan pemangku kepentingan terkait.

 

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam menjaga keamanan selama masa mudik, perayaan Idul Fitri, hingga arus balik di seluruh wilayah Jawa Tengah. Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Gubernur Ahmad Luthfi, dijelaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia selama 13 hari, mulai Jumat (13/3/2026) hingga Rabu (25/3/2026). Tujuannya satu: memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di bulan suci Ramadan dan Idul Fitri.

 

Berbagai potensi kerawanan telah dipetakan dengan cermat, mulai dari ancaman terorisme, aksi sweeping oknum ormas, kenaikan harga atau kelangkaan bahan pokok dan BBM, hingga gangguan kamtibmas seperti balap liar, penyalahgunaan narkoba, penggunaan petasan, kecelakaan lalu lintas, dan bencana hidrometeorologi. Semua ini menjadi fokus perhatian dalam pelaksanaan operasi.

 

Untuk menjamin keamanan maksimal, Polda Jateng mengerahkan total 28.980 personel gabungan. Terdiri dari 22.680 personel Polri dari Polda dan jajaran Polres, serta 6.300 personel dari instansi terkait, mereka disiagakan di 219 pos pengamanan yang tersebar di seluruh Jawa Tengah. Pos-pos ini mencakup 1 pos terpusat, 18 pos terpadu, 52 pos pelayanan, dan 148 pos pengamanan yang siap melayani dan mengamankan perjalanan mudik.

 

Selain pengamanan jalur, Polda Jateng juga menghadirkan inovasi layanan humanis untuk kenyamanan pemudik. Kapolda Ribut Hari Wibowo memaparkan dua program unggulan, yaitu Valet Ride bagi pemudik sepeda motor dan layanan digital Chatbot Si Polan.

 

“Valet Ride kami hadirkan sebagai alternatif perjalanan yang lebih aman bagi pemudik sepeda motor. Sementara Chatbot Si Polan siap membantu masyarakat mendapatkan informasi lalu lintas, layanan kepolisian, dan jalur alternatif dengan mudah,” jelas Kapolda.

 

Masyarakat juga dapat mengandalkan layanan darurat melalui Call Center 110 serta berbagai fasilitas hospitality yang tersedia di pos pengamanan, pos pelayanan, dan rest area sepanjang jalur mudik.

 

Sementara itu, Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Pratama Adhyasastra menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema pengaturan dan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan. Langkah yang diambil meliputi penerapan one way nasional, sistem ganjil-genap, pembatasan kendaraan sumbu tiga sesuai SKB tiga kementerian, serta kemungkinan one way lokal yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan. “Untuk arus balik, Tol Fungsional di Exit Bawen akan beroperasi dari pukul 05.00 WIB hingga 17.00 WIB,” tambahnya.

 

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto pun mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang. “Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, bahan bakar terisi penuh, dan kondisi fisik terjaga. Jangan memaksakan diri jika lelah. Manfaatkan fasilitas istirahat dan layanan yang kami sediakan di sepanjang jalur mudik agar perjalanan selamat sampai tujuan,” ujarnya.

 

Dengan sinergi seluruh pihak dan dukungan masyarakat, diharapkan rangkaian kegiatan dari mudik, ibadah, hingga arus balik di Jawa Tengah dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif, sesuai tagline yang diusung: “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”

 

Vio Sari

Red-Spyd

-------- MASUKAN KODE IKLAN 1 --------
-------- MASUKAN KODE IKLAN 2 --------
-------- MASUKAN KODE IKLAN 3 --------


Connect With Us

  • Redaksi
  • Ketentuan & Kebijakan Privasi
  • Panduan Komunitas
  • Pedoman Media Siber
2022 © PT. BALIMOSE JAYA BERSAMA
Version: 1.1 (Design By. Wyndoee_Collection)